Sabtu, 13 April 2013

Cara Mudah Membuat DVD Video / Movie Untuk DVD Player

Ketika kita mempunyai koleksi video cukup banyak, dan kita ingin menyimpannya dalam DVD agar bisa dijalankan di TV dengan DVD Player, kadang kita bertanya-tanya bagaimana caranya. Jika langsung simpan di DVD begitu saja maka tidak akan bisa di jalankan di DVD Player.
Sebelumnya hal ini mungkin terasa menyusahkan, tetapi saat ini ada program free dan open source yang bisa digunakan dengan mudah.
Dengan DVD Flick, sebuah program gratis dan open source, kita bisa menyimpan berbagai format video yang kita miliki ke dalam sebuah keping DVD dan kompatibel untuk dijalankan di TV dengan Video player.

Format video yang didukung sangat banyak, yaitu : AVI, AVS, DivX, FLV, HDMOV, MPG, MPEG, MPV, M2V, TS, MP4, M4V, MKV, MJPG, NUT, 3GP, 3G2, NSV, QT, MOV, RM, SMK, OGM, WMV dan ASF. Hasil keluaran bisa disesuaikan sesuai dengan Ukuran DVD yang umum 4.3 GB atau juga berbagai format/ukuran lainnya. Hasil keluaran bisa dipilih untuk langsung di burning (simpan) ke DVD atau dalam bentuk file ISO yang bisa di burning lain waktu. Atau dihasilkan file-file DVD langsung di hardisk.

Berikut langkah-langkah untuk membuat DVD Video dengan DVD Flick :

1. Download dan Install DVD Flick disino Beh
 
Download DVD Flick ( sekitar 12 MB) dan install di komputer.

 
 
2. Konfigurasi Setting

Setelah di install, jalankan DVD Flick, kemudian langkah pertama adalah Konfigurasi Setting. Klik Menu Project Setting. Di Menu General bagian Title, isikan judul Video (project) yang diinginkan yang nantinya akan tampil sebagai judul DVD. Pilih Target size yang diinginkan, standardnya 4.3 GB ( sesuai kapasitas DVD). Encoder Priority pilih Below Normal atau Normal. Penjelasannya bisa dilihat dengan klik icon kuning dengan tanda tanya disampingnya.

 

Selanjutnya di bagian Video, untuk wilayah kita (Eropa, Asia , Afrika) pilih PAL. Setting video lainnya dibiarkan saja seperti itu, kecuali ingin mencoba-coba sendiri. Kemudian, di Bagian Burning, kita bisa memilih Create ISO Image, untuk menghasilkan keluaran dalam format *.ISO yang nantinya bisa kita burning ke DVD, jika kita ingin langsung menyimpan hasilnya ke DVD ( harus ada DVD-RW dan DVD kosong) bisa dipilih Burn Project to disc. Jika tidak dipilih dua-duanya, akan file-file DVD akan disimpan di hardisk.
Setelah selesai mengatur Project Setting, klik Accept.

3. Memasukkan Video

Selanjutnya kita bisa manambahkan video-video yang ingin kita masukkan dalam DVD. Kapasitasnya ditunjukkan dalam tampilan progress kuning di sebelah kiri ( dalam persen). Kita bisa menambahkan berbagai format video yang didukung dengan klik tombol +Add title… Kita bisa mengedit pengaturan masing-masing video dengan klik Edit title atau double klik tiap-tiap video.

 
 
4. Menyimpan den Membuat DVD

Setelah semua video dimasukkan jangan lupa untuk menyimpan Project, klik Save Project. Kemudian jika kita memilih keluaran dalam bentuk ISO atau disimpan ke hardisk, pilih lokasinya yang bisa diatur di bagian bawah Project destination folder. Pastikan space masih cukup untuk menyimpan filenya. Setelah semua diatur, klik Create DVD untuk memulai proses pembuatan DVD file.

 
 
Proses ini biasanya akan memerlukan waktu cukup lama, sesuai dengan durasi total video dan CPU (Processor) komputer yang digunakan.

Semoga bermanfaat
saya sudah pernah coba dan berhasil....
 
 

Cara Mencari Serial Number Software


Tempat Mencari Serial Number Software Yang Paling Mantab!
Kali ini saya akan memberitahu sebuah situs yang lumayan keren. Mungkin sebagian sobat sudah banyak yang mengenal situs ini. Situs ini menyediakan berbagai serial number software-software keren dan kebanyakan serial tersebut dapat berjalan dengan baik setelah saya mencobanya. Bagi sobat yang belum tahu dan ingin mendapatkan sebuah serial number software berbayar yang dimilikinya, silahkan simak baik-baik artikel ini :

1. Tentukan software yang mau kita cari serialnya...

3. Isi di form "Search". Contoh disini saya akan mencari serial software "Adobe Photoshop CS5". Jangan lupa klik enter..

 
 
 4. Pilih hasil result yang besar tingkat rating nya.

 
 
5. Akan muncul pop-up. Jadi bagi sobat yang make pop-up blocker, silahkan di allow saja. aman kok!

 
 
6. Silahkan pilih salah satu serials di atas.. saya sudah coba beberapa serials dari situs ini, dan kebanyakan work..

7. Selamat software berbayar anda sudah memiliki serial number tanpa harus membelinya.

Semoga bermanfaat. Wassalam....


Cara Menghapus Instalasi Ganda / Dobel Saat Booting (Windows XP)

Masalah ini terbilang sering kita jumpai, ketika muncul sebuah masalah di Windows XP (baik terkena virus atau kegagalan sistem), kita dengan mudahnya berpikir “Instal ulang aja”. Yap, cara praktis untuk menyelesaikan masalah di Windows adalah instal ulang. Sebelum instalasi, Windows melakukan pengecekan sistem operasi yang telah terinstal. Masalah akan muncul bila kita salah memilih partisi yang akan digunakan untuk instalasi. Akibatnya akan ada dua, tiga bahkan empat buah Windows XP di dalam satu PC!. Tandanya adalah muncul pilihan untuk memilih sistem operasi yang digunakan ketika pertama kali booting.

Kasus yang sering kita temukan adalah adanya 2 OS Windows boot log on yang tidak sengaja ter-install akibat instalasi windows yang tidak sempurna. Seperti gambar ini contohnya : 

Pada saat booting, windows memberikan 2 pilihan OS untuk log on windows. Terlihat pada pilihan kedua OS masih dalam bentuk SETUP, ini berarti installasi windows yang pertama tidak sempurna dan tidak di hapus sebelum melakukan instalasi windows yang kedua.

Ada cara untuk menghilangkan salah satu OS yang tidak diinginkan tersebut sehingga setiap kali log on windows kita tidak perlu melakukan pemilihan OS untuk log on.

Untuk menghilangkannya tidak bisa cuma dengan menghapus direktori WINDOWS. So? Pertama kali kita harus masuk ke instalasi yang benar. Setelah itu cari file boot.ini yang terletak di DRIVE C:
Isinya akan terlihat seperti di bawah ini:
Gambar. File boot.ini 

Sebelum mengubah file boot.ini, sebaiknya anda mem-backup dahulu file tersebut. Bila terjadi kesalahan, anda hanya perlu mengganti file boot.ini yang salah dengan file backup boot.ini. Hapus salah satu baris di bawah [operating systems]. Baris yang dihapus merupakan instalasi windows xp yang ingin dihapus. Perhatikan bagian default. Bagian ini harus mengacu pada instalasi yang ingin dipertahankan. Simpan perubahan yang sudah dilakukan.
Restart komputer anda. Bila proses booting lancar (tanpa ada pilihan dua sistem operasi), anda dapat menghapus file instalasi windows yang sudah tidak diperlukan.

atau....

Untuk menghilangkan salah satu boot os dapat dilakukan dengan meng-edit file boot.ini. Caranya :

klik Start --> Run --> ketikkan : c:/boot.ini -->> ok atau Enter
maka akan terbuka file boot.ini dalam bentuk notepad :

[boot loader]
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Windows XP Professional" /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS="Windows XP Professional" /fastdetect 

delete salah satu dari dua OS yang ter-list di file boot.ini (menurut pengalaman kasus yang sering ada, OS yang bermasalah selalu installasi OS yang pertama bukan yang terkahir, maka yang harus di delete adalah list no 2). Setelah di delete save kembali file boot.ini (simpan saja dengan pilihan save dan bukan save as).

Restart kembali pc dan tidak ada lagi menu option untuk pilihan boot saat log on windows.
 
 Mudah-mudahan bermanfaat.
 
 

Cara Mengatasi Windows 8 Yang Black Screen Setelah Install Program

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman. Berawal dari keinginan untuk menggunakan operating system (OS) windows 8 pada komputer saya yang sebelumnya masih menggunakan OS windows seven. Waktu menginstall windows 8 masalah belum terjadi. Komputer bisa login dengan normal. Akan tetapi ketika menginstall program dan komputer butuh restart, komputer tidak mau masuk windows lagi alias black screen. Ketika mencoba bertanya pada teman-teman saya yang menggunakan windows 8, ternyata masalah ini belum pernah ada yang mengalaminya. Atau mungkin masih sedikit teman saya yang menggunakan jadi belum ada yang tahu. Terpaksa saya harus mencari sendiri di internet. Setelah browsing kesana kemari dan akhirnya ketemu solusinya. Tips untuk mengatasi windows 8 yang black screen akhirnya saya posting disini. Jika sobat tertarik dengan artikel ini, silahkan simak baik-baik.

Langkah-langkah penyelesaiannya sebagai berikut :

1. Pastikan sobat bisa masuk ke task manager
Caranya dengan menekan "ctrl + alt + del" secara bersamaan, nanti akan muncul gambar seperti dibawah ini:

 
 
lalu pilih task manager

2. setelah muncul jendela task manager, pilih "file" terus "run new task" ketikkan "cmd"

 

3. setelah muncul jendela cmd ketikkan “rstrui

 
Setelah di ketik akan keluar jendela "system restore".

4. kalo sudah keluar jendela system restore klik di “scan for affected programs” nanti akan muncul jendela tentang detail program-program yang telah sobat install .

5. Lihat sobat terakhir menginstall apa, setelah itu close jendela detail.

6. klik next sampai ada notifikasi restart.

7. tunggu sampai selesai. Mungkin ini akan memakan waktu yang agak lama.

8. Setelah selesai, dan selamat akhirnya sobat dapat mengakses menu secara normal kembali.

Demikian artikel ini semoga bermanfaat. 


Cara Mengatur Ketikan Agar Cukup Satu Lembar di Ms Word

Pada saat mengetik di Ms word, kadang kita sering menemukan masalah semacam ini, misalnya kita ingin mengetik cuma 1 lembar ternyata hasilnya lebih dari 1 lembar jadi ada kata/kalimat yang harus masuk di lembaran baru, kalau ada beberapa kata atau kalimat yang bisa dihapus mungkin bisa jadi solusi, tapi kalau sebaliknya, tentu kita harus mencari cara untuk mengakalinya, yang terpenting lagi bagaimana ketika terjadi perubahan, format pengaturannya tidak terlalu banyak berubah. Bagaimana caranya, kalau masih belum mengerti ini saya kasih screen shootnya. (saya rasa smua orang udah bisa) tp sekedar share saja)

 

Tulisan warna merah itulah yang nanti harus masuk ke lembar pertama sehingga hasilnya nanti jadi satu lembar saja.

Disini Ada beberapa solusi yang bisa kita gunakan yaitu melakukan pengaturan-pengaturan di bawah ini

1. Mengatur besar kecil hurufnya
2. Margin kertas
3. Jarak spasi antar paragraf, dan
4. Spasi per hurufnya

Untuk nomor 1, saya asumsikan semua sudah tahu, jadi yang ingin saya jelaskan Cuma nomor 2, 3 dan 4 saja.

Pertama: Mengatur Margin Kertas

Ini cukup mudah caranya klik Page Layout > Margin > Custom Margin

 

Kurangi nilai angka dari angka sebelumnya, misalnya pengaturan yang kita gunakan adalah 4343 artinya margin atas kanan 4, kiri bawah 3, kita turunkan saja angkanya kira-kira 0.1-0.2 cm tiap marginnya, intinya supaya masih tetap terlihat seperti format yang sama, yah kurang lebih seperti gambar dibawah ini.

Sebelum

 

Sesudah

 

Jika format ukurannya adalah inchi kita harus merubahnya formatnya dulu dari inchi ke cm, untuk jelasnya bisa dilihat disini.

Cara kedua : Mengatur Jarak Spasi Antar Paragraf

Kalau cara diatas belum maksimal, kita bisa gunakan cara ini. Misalnya disini spasi yang digunakan adalah 1.5, jadi yang mesti kita lakukan adalah, Pertama pilih tab Page Layout lalu klik Paragraph.


 

Atur kurang lebih seperti gambar dibawah ini.



gambar diatas menjelaskan bahwa ketika saya mengetik dengan format spasi 1.5 saya hanya mengurangi 0.1 saja sehingga formatnya menjadi 1.4. Usahakan pengurangan spacing At tidak lebih dari 0.2 supaya perubahan spasinya tidak terlalu kentara.

Ketiga : Mengatur Jarak Spasi Antar huruf dalam Paragraf

Pertama masuk dulu di pengaturan Font, Pilih tab Home lalu klik Font



Jika jendela Font pilih tab Character Spacing lalu atur seperti gambar dibawah ini :


Ya, itu saja, mungkin ada yang bertanya mengapa dari awal saya cendrung menyarankan hanya mengurangi nilai angkanya 0.1 sampai 0.2 saja, Sebenarnya kita bisa saja merubah angkanya diluar dari itu, misalnya 0.3 sampai 1 tergantung dari keinginan, tapi penting juga diketahui, kebanyakan ketik semacam skripsi, karya ilmiah, atau tesis, umumnya pengaturan sudah ditentukan misalnya marginnya harus 4343, spasi 2, besar huruf 12, dsb, jadi usahakan pengurangan angka tidak lebih dari angka tersebut sehingga apa yang kita ubah tidak terlalu mencolok. 
 
Oke semoga bermanfaat. 
 
 

Cara Merubah Pengaturan format Inchi ke Cm di Ms Word 2007

Pertama masuk dulu di Word Options (Alt+T+O) atau bisa kita klik logo Office di sudut kiri atas, lalu pilih Word Options. Pilih Advance, cari di pengaturan show measurement in unit of, ganti dengan Centimeter.

 

Oke, sekarang kita bisa lihat hasilnya,

Sebelum


 

Sesudah

 

Mudah Bukan ??
semoga bermanfaat. Jgan lupa komentarnya ya ...

Cara Membuat dan Mencetak Label Undangan Dengan Word 2003 / 2007


Anda pasti sering menemukan sebuah label nama berbentuk persegi panjang yang tertempel di kertas undangan, yang berisi nama dan alamat orang yang diundang untuk menghadiri undangan tersebut. Mungkin anda pernah terheran-heran, bagaimana cara mencetak nama-nama di label tersebut? Apakah memerlukan sebuah software khusus ataukah ada teknik khusus?

Tips berikut akan menunjukkan bagaimana cara mencetak (nge-print) di Label undangan, sangat mudah, dan hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit untuk anda bisa mempraktekkan sendiri. Alat-alat yang dibutuhkan hanya seperangkat komputer plus printer, ditambah dengan penggaris dan tentunya selembar kertas label (lihat gambar) dengan ukuran bebas terserah kebutuhan anda.



1. Jalankan Microsoft Office, setelah itu buat dokumen baru [File] --> [New]
2. Klik Menu [Tools] --> [Letters and Mailings] --> [Envelopes and Labels]


3. Untuk Office 2007 klik menu [Mailings] dan klik [Label] yang terletak di sebelah kiri.


4. Pada jendela Envelopes and Labels, klik Tab Label kemudian klik tombol Options



5. Akan muncul Label Options, bisa anda lihat disana secara default telah ada berbagai macam merek label, untuk memulai membuat Label yang sesuai dengan yang anda miliki tinggal klik [New Label]
 



6. Pada jendela New Costum Laser masukan data-data yang diperlukan

Label Name isilah sesuai dengan keinginan anda Top Margin diukur dari tepi kertas atas sampai ke tepi Label paling atas Side Margin dari tepi kertas sebelah kiri sampai ke tepi label paling kiri Vertical Pitch dihitung dari tepi atas label baris pertama (No. 1) sampai ke tepi atas label baris kedua (No. 2) Horizontal Pitch dihitung dari tepi kiri label kolom pertama (No. 1) sampai ke tepi kiri label kolom kedua (No. 3) Label high, tinggi label dihitung dari tepi atas label sampai tepi bawah label. Untuk lebih mudahnya tinggi label ini biasanya tertera di bungkus label yang anda beli, Misal bila anda membeli Label type 103 maka biasanya memiliki tinggi 3,2 cm Label Width, lebar label dihitung dari tepi kiri label sampai tepi kanan label. Number across, diisi dengan banyaknya label dalam satu baris (untuk label undangan biasanya 4) Number down, banyaknya label dalam satu kolom (biasanya 4) Page Size, sebaiknya anda pilih ukuran Letter (Catatan: diingat ukuran Page Size harus sama dengan Page pada pada Properties Printer Anda, karena jika tidak sama maka hasil Print tidak akan pas) Setelah semua terisi dengan benar, kemudian klik OK 
(pasti Pening Baca Paragraf Diatas,,!!)
 
8. Lalu pada Label Options klik OK
 
9. Pada Jendela [Envelopes and Labels] kini terlihat jenis Label yang baru saja anda buat, dalam contoh Tasikisme Label.


Untuk memulai mencetak nama-nama pada Label, kemudian klik [New Document] dan anda akan dibawa ke halaman baru yang berisi tabel dengan jumlah kolom dan baris sesuai dengan kolom dan baris pada Label Properties yang telah anda buat. Tinggal anda isi kolom-kolom tersebut dengan nama dan alamat sesuai kebutuhan anda, lalu cobalah untuk memprint-outnya.

Bagi sobat yang tidak ingin susah-susah bikin silahkan download label template bisa langsung ke http://www.tjlabels.com/download.html


Selamat mencoba ! Semoga Bermanfaat,,

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons